Kirimkan Berita

10 Reklame Jatuh tempo Dieksekusi

10 Reklame Jatuh tempo Dieksekusi

Pekalongan - Petugas Satpoll PP Pekalongan mengeksekusi 10 Konstruksi Reklame milik salah satu produk. 10 Reklame yang dieksekusi pagi ini Selasa (14/3) merupakan bagian dari total sekitar 60 Reklame dengan jenis yang sama yang tersebar di Kota Pekalongan. 

Eksekusi ini dilakukan setelah pihak advertising tidak melakukan pembayaran pajak reklame,maupun tidak melakukan perpanjangan izin. PPNS Satpol PP Kota Pekalongan, Agung Jaya Kusuma Aji mengatakan, "eksekusi 10 konstruksi ini merupakan tahap awal yang dilakukan terhadap reklame milik produk tersebut. selanjutnya akan dilaksanakan eksekuri kurang lebih 50 reklame sejenis apabila pemiliknya tetap tidak melaksanakan pembayaran reklame tersebut." tuturnya. 

Informasi ketidak tertiban pemilik reklame dalam membayar kewajibannya, Agung Jaya menyatakan pihaknya memperoleh informasi dari Badan Kuangan Daerah (BKD) Kota Pekalongan. sebelumnya, BKD juga sudah melakukan proses penagihan setelah jatuh tempo pembayaran pajak reklame pada 16 Januari 2017 yang lalu. "Sudah dicoba dilakukan upaya penagihan selama satu bulan tapi tetap tak dibayar hingga akhirnya kami lakukan pembongkaran", tambah Agung.

Setelah proses pembongkaran ini, pihak advertising dan produk akan melunasi biaya yang menjadi kwajibannya itu. Namun Agung menegaskan, Pihak reklame harus melakukan pelunasan tanggungan dan biaya lainnya baru bisa melakukan perpanjangan ijin.

Sebelum melakukan eksekusi, pihak Satpol PP pun sudah melalui prosedur yang ada, sudah tiga kali teguran dan terakhir adalah perintah bongkar kepada pihak pemilik reklame. menurut Agung, pada dasarnya sesuai aturan pembongkaran konstruksi reklame yang sudah tidak digunakan menjadi kewajiban pemilik reklame. "Karena tidak diindahkan, akhirnya kami lakukan langkah eksekusi," tegasnya.

60 Reklame ini sebelumnya memang sudah menjadi target satpol PP Kota Pekalongan, reklame yang berukuran 1,5 m kali 1,5 m tersebut memang sudah menjadi bidikan Satpol PP. Reklame tersebut tersebar hampir di seluruh toko bangunan di Kota Pekalongan. Total pajak dari 60 reklame tersebut senilai Rp. 24 juta. 

Adi Nugroho