Kirimkan Berita

Adu Kuota Data di Jaringan Nirkabel

Adu Kuota Data di Jaringan Nirkabel

Mauberita.com - Trafik internet untuk perumahan kian tinggi. Kondisi ini menggoda operator jaringan telekomunikasi untuk menawarkan inovasi internet rumah dengan teknologi nirkabel.

Melirik pasar internet di perumahan yang terus membesar, operator jaringan kian masif menawarkan produk-produk inovatif. Operator bersaing ketat menawarkan beragam paket layanan internet rumah. Misalnya, membundel paket kuota data dan  kecepatan dengan perangkat router.  

Operator berbasis LTE TDD, Bolt!, misalnya,  menawarkan Bolt! Home Unlimited, yakni berupa paket internet pascabayar dengan hitungan kecepatan Mbps, dengan alat akses berupa router.

Sekadar diketahui, LTE (Long Term Evolution), yang kita kenal sebagai teknologi 4G LTE, memiliki dua cara pengantaran yang dikenal dengan istilah FDD dan TDD. FDD kependekan dari Frequency Division Duplexing, cara pengantaran data menggunakan dua buah channel yang berbeda antara transmit dan receive. ‎Sedangkan LTE TDD adalah salah satu dua ponsel teknologi transmisi data yang termasuk dalam standar internasional LTE.

Tidak berselang lama setelah Bolt meluncurkan Bolt! Home Unlimited,  pada rabu 23 Ferbuari lalu, XL Axiata meluncurkan produk yang hampir mirip. Kepada pengguna internet XL menawarkan XL Home, akses internet dari rumah dengan menggunakan router.

Chief Commerce Officer XL Axiata, Allan Bonke menjelaskan, salah satu permintaan yang kini semakin tinggi adalah penyediaan koneksi internet cepat dan praktis di dalam rumah, yang bisa dimanfaatkan oleh semua anggota keluarga.

Internet dari rumah, kata Allan, umumnya untuk mendukung aktivitas orang tua, mengakses informasi, mendapatkan saluran hiburan, hingga untuk sarana belajar dan bermain anak.

“Selain itu, saat ini tren bekerja dari rumah juga terus meningkat,” kata Allan dalam acara grand launching XL Home di Jakarta Rabu (1/3).‎

XL Home merupakan paket bundel kartu prabayar yang telah dilengkapi Kuota Besar 240 GB untuk masa pakai 3 bulan, dengan masa aktif 24 jam.  Bundel ini termasuk perangkat router dengan merek Huawei tipe B310, yang ditawarkan dengan harga sebesar 999. 000 rupiah.

Untuk perpanjangan paket, pelanggan dapat memilih paket booster untuk masa pakai 30 hari yang sesuai dengan kebutuhan, tersedia dalam dua pilihan, yaitu 6GB di harga 50.000 rupiah dan 15GB yang dibanderol 100.000 rupiah. Sebagai apresiasi, pelanggan juga akan mendapatkan bonus aktivasi kuota sebesar 1GB. “Kalau dihitung secara kasar, harga per-GB datanya cukup murah. Hanya sekitar 4163 rupiah,” ujar Allan.

Head of XL Center dan Postpaid, Rashad Javier Sanchez, mengungkapkan peluncuran paket XL Home dilatarbelakangi oleh semakin tingginya penggunaan data oleh konsumen. Dalam sebulan, pelanggan XL menghabiskan rata-rata sebesar 3,5 Gb dari sebelumnya hanya sebesar 500 MB per bulan. “Karena itu XL tidak ragu meluncurkan XL Home,” ujar Rashad.

Layanan XL Home mendapatkan dukungan jaringan LTE yang semakin luas, yaitu di semua kota atau wilayah yang telah terlayani jaringan 4G LTE, yang didukung dengan lebih dari 8.200 BTS 4G. Hingga saat ini layanan XL 4G LTE telah menjangkau hampir 100 kota dan akan terus bertambah.

Selain itu, jaringan 4G LTE milik XL juga memiliki kapasitas yang besar, yaitu 15 Mhz, yang akan sangat leluasa untuk mendukung layanan internet dengan kecepatan dan kestabilan koneksi yang maksimal. Layanan mobile broadband ini mampu menghadirkan kecepatan akses internet hingga 150 Mbps.

Dengan spesifikasi teknis yang baik, perangkat router XL Home dinilai akan mampu menangkap sinyal 4G LTE di dalam ruangan secara kuat. Perangkat Router XL Home merupakan perangkat WiFi yang berfungsi untuk konektivitas internet.

Rashad mengatakan akses internet untuk rumah Home XL tidak menggunakan paket internet berdasarkan kecepatan seperti Bolt!. “Layanan internet berdasarkan kecepatan itu hanya tipu-tipu. Yang paling nyata berdasarkan kuota data. Tidak lagi ada kecepatan yang melambat dan data yang hilang,” lanjutnya.

 XL Home bisa dibagi untuk 32 perangkat, baik laptop, tablet, atau ponsel. Produk ini juga menyasar para UKM karena di era digital ini banyak para pebisnis daring yang memanfaatkan internet untuk berjualan produk mereka.

Paket XL Home sejak diluncurkan pada Januari sampai awal Maret 2017, sudah terjual 30 ribu buah. Rashad memperkirakan hingga akhir tahun ini pelanggan bisa meningkat sebanyak 300 ribu. “Paling banyak di Jawa, walaupun di luar Jawa juga ada,” terangnya.

Meski memiliki jangkauan luas di seluruh wilayah Indonesia, tapi d Jabodetabek dan Medan, XL harus bersaing dengan operator Bolt! yang memiliki lisensi sebatas wilayah itu. Operator ini menawarkan paket Bolt! Home Unlimited yaitu bundel antara kecepatan 4G LTE, dengan router.

Dibanding XL, harga Bolt! Home Unlimited lebih murah yaitu antara 199.000 dengan kecepatan 8 Mbps hingga 999.000 rupiah dengan kecepatan 70 Mbps, plus router yang dipinjamkan. “Paket Bolt! Home bebas kuota ini ditawarkan untuk akses internet di rumah dengan cepat,” ujar GM Operation & Project Management Bolt! Ridwan Syarif Siregar.

Teknologi LTE TDD Bolt! memiliki kecepatan downlink hingga 311 Mbps, sedangkan untuk uplink kecepatannya mencapai 7,12 Mbps. Dengan kecepatan 300 Mbps video kualitas high definition dapat diunduh dalam hitungan detik. (sat)

 

 

Baca Juga