Kirimkan Berita

Kejuaraan Bulutangkis Asia 2018 - Empat Ganda Putra Indonesia Tersingkir

Kejuaraan Bulutangkis Asia 2018 - Empat Ganda Putra Indonesia Tersingkir

Caption Foto: Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, gagal melaju ke perempatfinal Kejuaraan Asia 2018 setelah dikalahkan Lee Jhe-Huei/Lee Yang (Taiwan), dengan skor 18-21, 21-18, 16-21. (Kredit Foto: Humas PP PBSI)

Mauberita.com – Hasil memprihatinkan ditampilkan empat pasangan ganda putra Indonesia dalam Kejuaraan Bulutangkis Asia 2018. Dalam pertandingan babak kedua yang berlangsung di Wuhan Sports Center, Wuhan, Cina, Kamis (26/4), seluruh wakil tersingkir. Padahal, salah satu dari mereka ditarget bisa melaju ke semifinal.

Pasangan muda, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dihentikan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang). Melalui pertarungan panjang selama 67 menit, pasangan unggulan ketujuh itu pun takluk dengan skor, 16-21, 21-16, 13-21.

Berikutnya, duet Berry Angriawan/Hardianto juga tidak mampu menahan gedoran unggulan kedelapan sekaligus peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 asal Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong. Berry/Hardanto pun akhirnya menyerah, 16-21, 18-21.

Cerita kelam, rupanya terus menyelimuti kubu Indonesia. Berikutnya, Angga Pratama/Rian Agung Saputro pun tak mampu meneruskan pertarungan, setelah Angga mengalami cedera engkel kanan karena terpeleset di gim pertama. Mereka pun menyerahkan kemenangan kepada wakil tuan rumah, Huang Kaixiang/Wang Yilyu, setelah terpaksa mundur pada kedudukan 4-11.

Harapan terakhir, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, juga gagal. Juara Dunia 2013 dan 2015, serta juara All England 2014 itu tidak mampu mengatasi penampilan ulet dan ngotot unggulan kelima asal Taiwan, Lee Jhe-Huei/Lee Yang. Hendra/Ahsan pun menyerah dengan skor 18-21, 21-18, 16-21 dalam laga selama 55 menit,

"Kami kalah di ketahanan. Itu sih yang paling mencolok. Lawan juga bagus di permainan depan. Soal masalah kondisi setelah mengikuti dua kejuaraan berturut-turut sebetulnya tidak terlalu berpengaruh, lebih kepada permainan hari ini saja," papar Ahsan seperti dalam rilis yang dikirim Humas PP PBSI.

"Lawan tidak mengubah permainan, kurang lebih sama saja dari gim pertama sampai ketiga. Tetapi di gim ketiga, pertahanan mereka lebih rapat," tambah Hendra.

"Untuk evaluasi penampilan kami, kami harus meningkatkan daya tahan dan power pukulan-pukulan kami," tutur Hendra.

Hasil ini tentu mengecewakan Hendra/Ahsan. Pasalnya, setelah menjadi kampiun turnamen Malaysia International Challenge, pekan lalu, mereka dibebani target oleh sang pelatih Herry Iman Pirngadi, agar bisa lolos ke semifinal. (bh)

Baca Juga