Kirimkan Berita

Lima Hari Diterapkan Sistem Ganjil Genap, 5.303 Pengendara Ditilang

Lima Hari Diterapkan Sistem Ganjil Genap, 5.303 Pengendara Ditilang

JAKARTA – Sebanyak 5.303 pengendara ditilang karena melanggar aturan perluasan kawasan ganjil-genap ditilang yang telah diterapkan selama lima hari sejak Rabu-Minggu (1-5 Agustus 2018).

“Tren per harinya mengalami penurunan,” kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Budiyanto di Jakarta, Senin (6/8).

AKBP Budiyanto mengatakan penegakan hukum di kawasan ganjil-genap pada Sabtu (4/8) mencapai 1.041 kasus dan Minggu (5/8) sebanyak 754 kasus. Sementara penindakan pada hari ketiga atau Jumat (3/8) sekitar 1.076 pengendara, pada hari kedua atau Kamis (2/8) sebanyak 1.330 kasus dan hari pertama atau Rabu (1.102 kasus).

Dari penegakan selama lima hari itu, polisi menyita 2.144 lembar SIM dan 2.057 lembar STNK. Berdasarkan jumlah penindakan, anggota Subdit Bin Gakkum meraih tertinggi mencapai 947 kasus, Polres Metro Jakarta Pusat (867 kasus) dan Polres Metro Jakarta Selatan (863 kasus).

Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno mengatakan kebijakan perluasan ganjil genap tersebut difokuskan, agar masyarakat bisa pindah ke transjakarta dan nanti Transjakarta akan memberikan halte mana saja yang operasional untuk memudahkan masyarakat untuk menggunakan, katanya.

Selain itu, untuk membiasakan masyarakat menggunakan sarana transportasi umum seperti light rapid transit (LRT) yang akan dioperasikan bulan ini, selanjutnya akan ada jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP) dan mass rapid transit (MRT) adalah moda raya terpadu atau angkutan cepat terpadu.

“LRT sudah mulai operasional beberapa hari ke depan, kita sama-sama patuhi ganjil genap ini untuk Asian Games,” kata Sandiaga.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 77 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil - Genap Selama Penyelenggaraan Asian Games 2018 pada tanggal 31 Juli 2018.

Peraturan Gubernur tersebut ditandatangani Anies dan mulai berlaku pada tanggal 1 Agustus 2018.

Pemberlakuan sistem ganjil - genap tersebut guna menyukseskan penyelenggaraan Asian Games 2018 serta memenuhi waktu tempuh atlet dari Wisma Atlet ke venue. (sat)