Kirimkan Berita

Penerapan E-Tilang Di Bogor Jaring 4.007 Pelanggar

Penerapan E-Tilang Di Bogor Jaring 4.007 Pelanggar

Bogor - Polres Bogor melaksanakan aturan Sistem Elektronik tilang (E-tilang) berbasis online,  setelah dikukuhkannya  E-tilang se-Jawa Barat pada 13 Februari 2017.

Sistem E-tilang ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengeluh karena banyak tersita waktunya saat melakukan pembayaran tilang, akibat birokrasi yang lama.

“Keluhan masyarakat, bahwa selama ini pembayaran saat mengurus tilang, banyak memakan waktu dan biaya. Respon keluhan masyarakat ini, Polri, Jaksa serta Pengadilan bersinergi dalam bersama-sama memberikan pelayanan yang baik dengan mempercepat proses penilangan dan penbayaran denda melalui online,” kata AKP Hasby Ristama saat melakukan e-tilang perdana di simpang Sentul Bogor Rabu (8/3).

AKP Hasby menuturkan, proses e-tilang sendiri, untuk mempermudah pengambilan barang bukti dari petugas kepolisian sekaligus pencegahan terjadinya suap dilapangan.

“Dengan sistem membayar via ATM atau membayar tunai di Bank BRI, pelanggar bisa langsung mengambil barang bukti seperti STNK atau SIM yang telah disita petugas kepolisian yang menindak dilapangan,”ujarnya.

Proses E-tilang lanjut Kasat Lantas diawali dari petugas melakukan penindakan terhadap pelanggar yang berkaitan dengan UULAJ no 22 tahun 2009.

Kemudian pelanggar diberikan tindakan secara tertulis melalui bukti surat tilang dan melalui sistem E-tilang menggunakan handphone yang berbasis android. Setelah data pelanggar di isi oleh petugas maka akan muncul nomor Briva (nomor unik utk membayar denda di ATM). Pelanggar diberikan nomor pembayaran yang disebut briva untuk membayar denda ke Bank atau ATM terdekat.

Setelah pembayaran denda selesai,  pelanggar membawa bukti pembayaran dari bank untuk mendatangi petugas penindak dilapangan untuk menukar barang bukti yang telah ditahan oleh petugas tersebut.

“Petugas memberikan surat motor atau mobil yang ditahan, setelah mendapatkan informasi dari sistem E- tilang bahwa pelanggar telah membayar denda tilang dan lembar tilang elektronik yang semula berwarna biru berbuah menjadi hijau,”kata AKP Hasby sambil menambahkan, petugas lalu menukar barang bukti tersebut dengan menerima resi pembayaran,  baik ATM ataupun dari Bank.

Ia menambahkan, Satlantas Polres Bogor siap menjalankan program prioritas Polri yang disebut Promoter ini. “Penindakan Satlantas Polres Bogor dengan E-tilang, hingga saat ini sudah menindak 4.007 pelanggar lalulintas. Penerapan E-tilang sejak tanggal 13 Februari 2017. Polres Bogor menjadi Polres dengan peringkat pertama penindakan memakai sistem tilang online ini,”ujarnya.

Kepolisian berharap, penindakan dengan menggunakan E-Tilang kepada pelanggar, berdampak positif dalam meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

“Ini adalah bentuk perhatian Polri kepada pelanggar lalu lintas. Dengan cara penilangan online dan proses pembayaran denda yang cepat, diharapkan masyarakat semakin tertib dan mawas diri dalam berkendaraan. Karena saat berkendaraan yang diutamakan adalah keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain di jalan,”tutur Kasat Lantas. (adi)

Baca Juga