Kirimkan Berita

Piala Thomas-Uber 2018: Gregoria Sukses Lumpuhkan Goh Jin Wei

Piala Thomas-Uber 2018: Gregoria Sukses Lumpuhkan Goh Jin Wei

Caption Foto: Gregoria Mariska Tunjung, menyumbangkan satu angka bagi tim Piala Uber Indonesia dari sektor tunggal setelah mengalahkan Goh Jin Wei. (Krediti Foto: Humas PP PBSI)

Mauberita.com – Gregoria Mariska Tunjung tampil menawan. Dia tidak menghiraukan soal rekor tiga kekalahan dan sekali menang dari Goh Jin Wei. Pemain tunggal kedua Indonesia ini malah bermain begitu bersemangat dan akhirnya sukses menyumbangkan angka kemenangan bagi tim Piala Uber Indonesia atas Malaysia.

Jorji, sapaan akrab pemain binaan klub Mutiara Cardinal Bandung ini, tampil berlaga ketika Indonesia dan Malaysia berbagi angka 1-1 dalam laga penyisihan Grup D Putaran Final Piala Uber yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Senin (21/5) sore. Setelah Fitriani ditekuk Soniia Cheah, 21-10, 17-21, 14-21 dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu menggulung Goh Yea Ching/Lee Meng Yean, 21-13, 21-14, nasib Indonesia ditentukan oleh Jorji.

Kalau menang, kans Indonesia untuk mengalahkan Malaysia dan lolos ke babak perempatfinal, begitu terbuka. Pasalnya, di partai kemepat, Indonesia memiliki pasangan kuat, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta. Sebaliknya, kalau sampai kalah, posisi Skuad Garuda begitu gawat, bisa-bisa tersisih lebih cepat.

Nyatanya, Jorji bermain begitu solid. Permainan dia benar-benar mampu melumpuhkan lawan yang menduduki rangking 31 dunia itu. Dia seolah melupakan tiga kali kekalahan dari Goh dalam perjumpaan sebelumnya. Pemain kelahiran Wonogiri (Jawa Tengah), 11 Agustus 1999 ini malah tampil hebat untuk membayar lunas kekalahannya itu. Jorji akhirnya menang dua gim langsung dengan skor 22-20, 21-16.

“Dari head to head saya kalah dari dia, jadi tadi saya main lepas saja, nggak mikirin hasilnya bagaimana. Soalnya kan pertandingan beregu, apapun bisa terjadi. Siapa tahu dia mendapat tekanan yang lebih. Tapi dari di lapangan tadi saya lebih percaya diri dan puji Tuhan permainan saya keluar,” kata Jorji, seperti dikutip dari rilis Humas PP PBSI.

Di gim pertama pemain rangking 38 dunia itu harus tertinggal 5-14 dan 11-16. Namun setelah itu, dia justru melesat, balik memimpin dengan 17-16. Setelah saling susul di poin-poin kritis, Jorji akhirnya menang 22-20.

“Tadi saya nggak mikirin tekniknya bagaimana. Kami sudah sering ketemu, dia sudah tahu saya bagusnya di mana. Saya juga sudah tahu dia bagusnya di mana. Jadi tadi siapa yang lebih siap di lapangan saja. Tadi di gim pertama, pada poin-poin kritis dia terlalu buru-buru. Malah menguntungkan buat saya,” jelas Jorji.

Berkat penampilan Jorji, Indonesia pun sempat memimpin 2-1. Artinya, dari sektor tunggal masih bisa mencuri satu angka untuk mengamankan posisi tim Uber Indonesia. (bh)

Baca Juga