Kirimkan Berita
Asian Games
Dirgahayu

Sindikat Pembobol ATM ketangkap di Pekalongan

Sindikat Pembobol ATM ketangkap di Pekalongan Pekalongan - Dua dari tiga sindikat Pembobol ATM berhasil di tangkap jajaran Polsek Buaran dan Warga sekitar pada Senin (20/3) pagi waktu setempat. Wakapolres Kota Pekalongan, Kompol Kristanto menyatakan "dua dari pelaku berhasil dibekuk, satu masih dalam prose pencarian, mereka ini merupakan pemain lama dan sangat terstruktur dalam melakukan kejahatannya. terlihat dari pengakuan tersangka bahwa, kejahatan ini sudah tertata rapi, mereka berbagi peran dalam melaksanakan kejahatannya." Modus dari Pelaku ini dengan mengganjal ATM yang akan dijadikan sasaran kejahatannya, "Pelaku memasang ganjel di ATM dengan batang Korek Api, lalu dipasanglah nomor yang bisa dihubungi agar korban bisa menelepon nomer tersebut, nah nomer tersebut tidak lain adalah komplotan mereka juga yang ada di Jakarta. Terlihat jelas bahwa ini merupakan kejahatan yang terstruktur." imbuh Wakapolres Pekalongan, Kompol Kristanto. Heri salah satu pelaku saat diwawancarai wartawan menuturkan bahwa adanya kordinasi antar pelaku dalam pembobolan ATM ini. "Kita saling komunikasi satu sama lain, ada si Danu yang tugasnya ganjel ATM, Sobri yang berkomunikasi dengan Korban dan saya (Heri) ngawasin kalau ada korban masuk, saya langsung telp yang tugas di dalam. Selain itu ada juga yang bertugas sebagai operator telepon, posisinya di Jakarta" ungkap Heri pelaku pembobolan ATM asal palembang. Afif, Korban pembobolan ATM, memaparkan kronologis kejadian pembobolan ATM kepada media, "awalnya, saya mau ambil uang transferan batik dari pembeli senilai 14 juta. Sampai di mesin ATM di RSIA Aisyah, kira2 pukul 06.00 saya lakukan proses seperti biasanya, lha kok tiba tiba ATM tertelan di dalam mesin ATM. Seketika ada pelaku mendekati, ngobrol namun terkesan membuat suasana gaduh dan panik, akhirnya saya tanya kepada unit terdekat, suruh memblokir. Saya pun kembali ke mesin ATM. Saya memapasi pelaku akan pergi dengan tergesa, mereka berlari dan akhirnya saya teriaki Maling. Pelaku sempat menabrak polisi yang sedang bertugas menjaga lalu lintas pagi di sekitar lokasi. Mereka lari ke kampung dan akhirnya warga pun menangkap mereka untuk selanjutnya diserahkan ke polsek terdekat." ungkap Afif. Wakapolres Pekalongan, Kompol Kristanto juga menghimbau warga Pekalongan agar lebih berhati hati dalam melaksanakan transaksi via ATM. "jangan panik ketika mendapati hal seperti ini, tetap waspada dan segera laporkan kepada polsek setempat apabila didapati hal hal yang mencurigakan" pungkasnya. (Adi)

Baca Juga