Kirimkan Berita
Asian Games
Dirgahayu

Tarif PJP2U di Terminal 3 Internasional Segera Naik

Tarif PJP2U di Terminal 3 Internasional Segera Naik

JAKARTA – Tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) di Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno Hatta (Soetta) ditetapkan sebesar 200 ribu rupiah per penumpang setelah melalui proses evaluasi oleh Kementerian Perhubungan. Awalnya, usulan tarif PJPU atau passenger Service charge (PSC) yang diajukan PT Angkasa Pura (AP) II sebesar 250 ribu rupiah.

“PSC-nya sebesar Rp 200 ribu. Kemungkinan baru akan diberlakukan setelah Terminal 3 Internasional ini beroperasi penuh. Sedangkan, PSC untuk penumpang internasional di Terminal 2 yang berlaku saat ini adalah Rp 150 ribu,” kata Branch Communication Manager AP II di Bandara Soekarno Hatta, Dewandono Prasetyo Nugroho di Jakarta, Jumat (28/4).

Dia menambahkan, saat pengoperasian perdana penerbangan internasional Garuda Indonesia melalui Terminal 3 Internasional pada 1 Mei mendatang, PSC yang diberlakukan masih tetap sama dengan tarif penumpang internasional di Terminal 2. Sedangkan, PSC domestik di Terminal 3 dibanderol senilai 130 ribu rupiah per penumpang.

Terkait pengalihan operasional penerbangan internasional ke Terminal 3 Internasional, menurut Dewandono, AP II akan menerapkannya secara bertahap. Tahap pertama, pengalihan dilakukan untuk seluruh penerbangan internasional Garuda mulai 1 Mei mendatang.

“Tahap kedua, penerbangan internasional maskapai-maskapai anggota Skyteam yang dapat giliran dipindahkan ke Terminal 3 Internasional pada Juni 2017. Terakhir, seluruh penerbangan internasional yang masih beroperasi di Terminal 2 bakal dialihkan ke Terminal 3 Internasional pada Juli 2017,” jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny Butarbutar menyatakan, dalam menghadapi perpindahan layanan penerbangan internasional di Terminal 3 mulai 1 Mei 2017, pihaknya telah melaksanakan serangkaian kegiatan simulasi bersama stakeholders lainnya.

“Persiapan perpindahan layanan penerbangan internasional Garuda Indonesia di Terminal 3 sudah dilaksanakan sejak November 2016 yang dimulai dengan persiapan baggage handling system (BHS), hingga penanganan aircraft parking stand pada Februari 2017,” katanya.

Sosialisasi Perpindahan

Lebih lanjut, kata Benny, Garuda Indonesia melaksanakan publikasi perpindahan terminal ini kepada para calon pengguna jasa dan mengadakan sosialisasi bersama maskapai-maskapai Skyteam, rekanan lainnya, hingga International Air Transport Association (IATA).

Menurut Benny, sebagai bagian antisipasi penanganan arus penumpang dipersiapkan juga 50 personel Garuda yang siap memberikan arahan bila ada penumpang yang bingung dan tersesat akibat pengalihan terminal.(sat)

Baca Juga